Sejarah

Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah Kencong Jember

Sejarah Singkat Berdirinya Prodi Ahwal Al-Syakhshiyyah

Maret 1, 1998
Maret 1, 1998

EMBRIO STAIFAS

Sebagai tindak lanjut, pada tanggal 1 Maret 1998 di selenggarakan pertemuan di rumah Drs. KH. Yusuf Muhammad, LML. Pada kesempatan tersebutu Ketua Tim melaporkan hasil kerjanya pada forum yang dihadiri oleh Prof. Dr. H. Simanhadi WP, Prof. KH. Abul Chalim Muhammad, SH., Drs. H. A. Nizar Hasjim, Drs. KH. Yusuf Muhammad, LML, Drs. H. Abd. Halim Soebahar, MA, dan pengurus Yayasan yang diwakili oleh KH. Achmad Sadid Djauhari, KH. Abdul Shomad Djalil, Drs. H. Saifuddin, H. Muhamad Sofyan, Drs. H. Moh. Dhiya’uddin, Drs. KH. Syuhada’ Syarif, Drs. A. Syaikhu, H. Ahmad Alauddin, dan KH. A. Mursyid Somadi. Pada kesempatan tersebut juga disampaiakan saran-saran dari: KH. MA. Sachal Mahfudz, KH Abdul Muchith Muzadi, BA dan tokoh-tokoh lainnya. Pertemuan akhirnya diakhiri setelah menghasilkan tiga keputusan. Pertama, disepakati keputusan berdirinya
perguruan tinggi di Kencong, dan berdasarkan PP 60 Tahun 1999, maka bentuk perguruan tinggi yang paling memungkinkan berdasarkan studi Tim Persiapan adalah Sekolah Tinggi Agama Islam, yang selanjutnya disebut STAI Al-Falah As-Sunniyyah . Kedua, sesuai dengan pertimbangan geografis dan basis pendidikan di Kencong, maka direkomendasikan agar STAI Al-Falah As-Sunniyyah hanya membuka dua program studi, yaitu: Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Ahwal AsySyakshiyah (AS). Ketiga, diusulkan agar yayasan segera melengkapi personalia yang diberi amanah untuk memimpin STAI Al-Falah As-Sunniyyah dalam masa perintisan

Maret 11, 1998
Maret 11, 1998

BERDIRINYA STAIFAS

Akhirnya, pada tanggal 11 Maret 1998, pengurus yayasan menyampaikan hasil rapat pengurus dan meminta kesediaan Drs. H. Abd. Halim Soebahar, MA sebagai Ketua STAI Al-Falah As-Sunniyyah, dan pada tanggal 18 Maret 1998 struktur personalia pimpinan dilengkapi dengan susunan sebagai berikut: Drs. H. Abd. Halim Soebahar, MA (sebagai Ketua STAI Al-Falah As-Sunniyyah), Drs. Achmad Syaikhu (sebagai Pembantu Ketua I yang membidangi akademik), Drs. H. Moh. Dhiya’uddin (sebagai Pembantu Ketua II yang membidangi administrasi umum dan keuangan), dan Drs. H. Saifuddin (sebagai Pembantu Ketua III yang membidangi kemahasiswaan). Selajutnya, untuk memantapkan rencana berdirinya STAI Al-Falah As-Sunniyyah dimulailah penyebaran brosur untuk penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 1998/1999, sedang pimpinan dan pengurus yayasan berusaha menghubungi beberapa kekuatan stretegis dengan harapan dapat memberikan dukungan berupa pemberian surat rekomensdasi berdirinya STAI Al-Falah As-Sunniyyah. Surat rekomendasi akhirnya diproleh dari: Ketua STAIN Jember, Rektor Universitas Jember, Bupati Kabupaten Jember, MUI Kabupaten Jember, dan rekomendasi secara lisan dari Koordinator KOPERTAIS Wilayah IV Jawa Timur untuk memulai membuka pendaftaran mahasiswa baru. Hasilnya, pada tanggal 6 September 1998 STAI Al-Falah AsSunniyyah telah menerima mahasiswa baru sebanyak 48 orang, mahasiswa tersebut langsung mengikuti Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus (OPSPEK) dan seminggu berikutnya (13 September 1998) kuliah perdana diberikan oleh Al-Mukarrom Bapak KH. MA Sachal Mahfudz, Rois ‘Am Syuriyah PBNU